Bismillahirrahmanirrahim.
Teman-teman, berikut ini faidah-faidah singkat dan ringkas yang berlalu di kepala saya tatkala membaca buku, atau mendengar perkataan seseorang atau ketika lagi merenung (ingat bukan melamun). Semoga saja saya bisa istiqomah meng-update faidah-faidah di sini sehingga bisa selalu memberi manfaat kepada teman-teman sekalian. Amin.. Akhirulkalam, selamat “mencicipi”..Barakallahu fiikum..
—————————————————————————————————————————————————————
Yang Wajib Menyentuh Tanah Ketika Sujud
Dari Ibnu ‘Abbas رضي الله عنهما , ia berkata, “Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda, ‘Aku diperintahkan untuk bersujud di atas tujuh anggota tulang: dahi (beliau sambil menunjukkan jarinya ke hidung), kedua tangan, kedua lutut, dan kedua ujung kaki. ” (HR.Bukhari dan Muslim)
Bolehkan Memakai Jimat?
Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda, “Sesungguhnya jampi-jampi (syirik), jimat dan pelet adalah syirik. ” (HR. Ahmad dan Abu Daud dari Ibnu Mas’ud رضي الله عنه)
Bolehkan Fanatisme Kelompok, Kesukuan dan Kebangsaan?
Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda, “Bukan termasuk golongan kami, orang menyeru kepada ‘ashabiyyah (fanatisme kelompok, kesukuan dan kebangsaan), dan bukan termasuk kami orang yang perang di atas ashabiyyah dan bukan pula termasuk kami orang yang marah karena ashabiyyah. ” (HR.Tirmidzi dan lain-lain)
“Sesungguhnya Allah telah menghilangkan dari kalian berbangga-bangga diri ala jahiliyyah dan berbangga-bangga dengan nenek moyang, Yang ada hanyalah seorang mukmin yang bertakwa atau seorang pendosa yang celaka. Seluruh manusia adalah anak Adam, dan Adam diciptakan dari tanah. Tidak ada keutamaan seorang Arab atas orang ‘Ajam (non Arab) kecuali dengan takwa. ” (HR.Muslim)
Yang Pertama Kali Diurus di Hari Kiamat
Dari Abdullah bin Mas’ud رضي الله عنه , ia berkata, “Rasulullahصلى الله عليه وسلم
bersabda, ‘Perkara yang pertama kali diselesaikan di antara manusia di hari kiamat adalah terkait darah.’ (HR. Bukhari dan Muslim)
Mau Apa Ketika Bersin dan Menguap?
Dari Abu Hurairah رضي الله عنه , dari Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda, “Sesungguhnya Allah mencintai bersin dan membenci menguap, apabila salah seorang dari kalian bersin kemudian memuji Allah (mengucapkan alhamdulillah) , maka kewajiban atas setiap muslim yang mendengarnya untuk berkata kepadanya يرحمك الله (semoga Allah merahmatimu). Adapun menguap sesungguhnya itu dari syaithan, karena itu apabila salah seorang dari kalian menguap, maka tahanlah semampunya, karena sesungguhnya syaithan itu tertawa apabila salah seorang dari kalian menguap. ” (HR. Bukhari : 6226)
Berdosakah Membunuh Cicak?
Dari Ummu Syarik رضي الله عنها bahwasanya Rasulullah صلى الله عليه وسلم memerintahkannya untuk membunuh cicak, beliau bersabda, “Cicaklah yang dulu meniupkan api untuk membakar Nabi Ibrahim عليه السلام . ” (HR.Bukhari dan Muslim)
Dalam riwayat Muslim dari Abu Hurairah رضي الله عنه , Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda, “Siapa yang membunuh cicak dengan sekali pukulan, maka baginya seratus kebaikan, siapa yang membunuhnya dengan dua kali pukulan, maka pahalanya di bawah yang pertama, dansiapa yang membunuhnya dengan tiga kali pukulan, maka pahalanya di bawah yang kedua. “
Bahaya Mendahului Imam
Dari Abu Hurairah رضي الله عنه , dari Rasulullah صلى الله عليه وسلم beliau bersabda, “Apakah orang yang mengangkat kepalanya sebelum imam (mengangkat kepalanya) tidak takut kalau Allah mengubah kepalanya menjadi kepala keledai?! Atau Allah membuat bentuknya menjadi bentuk keledai?! (HR.Bukhari dan Muslim)
Bolehkah Mencela Zaman?
Disebutkan dalam Shahih Bukhari dari Abu Hurairah رضي الله عنه, dari “Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda, ‘Allah berfirman, ‘Anak Adam menyakiti-Ku, ia mencela Ad-Dahr (masa), sedangkan Aku adalah Ad-Dahr, Aku bolak-balikan malam dan siang. “
Dari hadits di atas kita jadi tahu kesalahan sebagian orang yang berkata, “Ini zaman edan. ” Karena zaman adalah Ad-Dahr, dengan begitu otomatis dia telah mencela Allah yang telah menciptakan zaman itu. Kalau saja ia berkata, “Ini zaman orang-orang edan” , tentu kita anggap”wajar”, karena bisa jadi ia banyak mendapati orang-orang “aneh” di zamannya yang cocok dikategorikan orang-orang edan. Sedangkan kalau ia berkata, “zaman edan” , ada baiknya ia berpikir lagi apakah keedanannya ada pada zaman atau mungkin ada pada dirinya.
Ternyata Perempuan pun Mimpi Basah Juga
Dari Ummu Salamah رضي الله عنها, ia berkata, ” Ummu Sulaim istri Abu Thalhah رضي الله عنه mendatangi Rasulullah صلى الله عليه وسلم kemudian berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya Allah tidak malu terhadap kebenaran, apakah wanita wajib mandi bila ia bermimpi basah? ” Maka Rasulullah bersabda, “Ya, apabila ia melihat cairan(yang keluar). ” (HR.Bukhari dan Muslim)
Bagaimana Ilmu Agama Dicabut?
Dari Abdullah bin ‘Amr bin Al-’Ash رضي الله عنهما , ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda, “Sesungguhnya Allah tidaklah mencabut ilmu (agama) dari hamba-hamba-Nya sekaligus, akan tetapi Dia mencabut ilmu itu dengan mematikan ulama. Hingga tatkala tidak tersisa seorang ulama pun, orang-orang pun mengangkat pemimpin-pemimpin dari orang-orang bodoh, mereka pun ditanya, akhirnya mereka berfatwa tanpa ilmu, maka mereka pun sesat dan menyesatkan. ” (HR.Bukhari dan Muslim)
Apa Yang Dilakukan Malaikat Peniup Sangkakala Sekarang?
Dari Abu Sa’id رضي الله عنه, ia berkata, “Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda, “Bagaimana aku akan tenang, sedangkan sang peniup Sangkakala telah menempelkan mulutnya di sangkakala, menunggu izin, kapan ia disuruh untuk meniupnya, ia pun akan meniupnya. ” Sepertinya ucapan itu terasa berat bagi sahabat Rasulullah . Maka beliaupun bersabda kepada mereka, “Ucapkanlah,” حسبنا الله ونعم الوكيل (Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Dia adalah sebaik-baik Pelindung) ” . ” (HR.Tirmidzi)
Bolehkah Bohong Dalam Bercanda?
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda, ““Celakalah orang yang berbohong agar orang lain tertawa, celakalah dia, celakalah dia.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Dan beliau juga bersabda, “Saya menjamin suatu rumah di surga paling bawah bagi orang yang meninggalkan debat walaupun ia benar, dan saya menjamin rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan kedustaan walaupun dalam bercanda dan saya juga menjamin rumah di surga paling atas bagi orang yang baik akhlaknya. ” (HR.Abu Daud)
Apa Profesi Nabi Zakaria عليه السلام?
Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda, “Zakaria عليه السلام adalah seorang tukang kayu. ” (HR.Muslim dari Abu Hurairah رضي الله عنه )
Hadits ini menunjukkan kesederhanaan Nabi Zakaria عليه السلام . Dengan tingginya kedudukan beliau di sisi Allah dan juga di sisi manusia tidak menghalangi beliau untuk menyelami pekerjaan yang “rendah” sekalipun dan hadits ini juga menunjukkan bahwa kemuliaan seseorang yang hakiki bukanlah diukur karena jabatan atau profesi, akan tetapi semata-mata karena keimanan dan ketakwaannya dan hadits ini juga menunjukkan bahwa bekerja dengan profesi apapun, walaupun dipandang remeh oleh manusia sekalipun, lebih baik daripada menganggur dan menjadi beban orang lain.
Siapakah Orang Yang Bangkrut?
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda, “Tahukah kalian siapakah orang yang bangkrut itu? ” Para sahabat menjawab, “Orang bangkrut di antara kami yaitu orang yang tidak punya Dirham dan harta. ” Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya orang yang bangkrut di antara umatku adalah orang yang datang di hari kiamat dengan membawa (pahala) shalat, puasa, dan zakat, akan tetapi di samping itu, ia juga telah memaki si ini, menuduh berzina tanpa bukti terhadap si itu, memakan harta si ini, menumpahkan darah si itu, dan memukul si ini, maka si ini pun diberikan pahalanya, dan si itu juga diberikan pahalanya. Hingga tatkala sudah habis kebaikannya sebelum dilunasi segala dosanya, maka diambillah kejelekan(dosa) dari orang-orang yang dizhalimi tersebut dan diberikan kepadanya, lalu ia pun dilemparkan ke neraka. ” (HR.Muslim dari Abu Hurairah رضي الله عنه)
Ringankah Berputus Asa dari Rahmat Allah dan Merasa Aman Dari Makar-Nya?
Allah berfirman: “Janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah, karena tidak ada yang berputus asa dari rahmat Allah kecuali orang-orang kafir. ” (Yusuf: 87)
Ibnu Mas’ud رضي الله عنه berkata, “Dosa terbesar di antara dosa-dosa besar adalah menyekutukan Allah, merasa aman dari makar Allah dan merasa putus asa dan harapan terhadap rahmat Allah. ” (Riwayat Abdurrazzaq dan Ath-Thabrani)
Berkata Al-Qurthubi menjelaskan ayat di atas, ” Ayat ini menunjukkan bahwa berputus asa itu termasuk dosa besar. “
Berkata Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, “Apabila Allah memberimu kenikmatan dari berbagai sisi; memberi makan kepadamu tatkala lapar, membuatmu merasa aman dari ketakutan dan memberimu pakaian sehingga tidak telanjang, maka jangan kamu menyangka kalau kamu orang yang beruntung sedangkan kamu tetap bermaksiat kepada Allah, bahkan sebenarnya kamu merugi, karena ini termasuk dari makar Allah kepadamu. ” (Dinukil dari Al-Qaululmufid Syarh Kitabittauhid karya Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin dan Qawaid wa Fawaid Min Al-Arbain An-Nawawiyah karya Nazhim Muhammad Shulthon)
Tempat Yang Paling Dicintai Dan Dibenci Allah
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda, “Tempat yang paling dicintai Allah adalah masjid dan tempat yang paling dibenci Allah adalah pasar. ” (HR.Muslim dari Abu Hurairah رضي الله عنه)
Dalam riwayat Al-Barqoni dalam Shahihnya,dari Salman رضي الله عنه ia berkata, “Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda, “Janganlah kamu menjadi orang yang pertama kali masuk pasar dan jangan pula menjadi yang terakhir kali keluar darinya. (karena) di situlah syaithan bertelur dan beranak pinak. “
Siapakah Wali Allah Itu?
Allah berfirman: “Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.(yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.(Yunus:62-63)
Ayat ini menyebutkan ciri-ciri wali Allah yaitu yang beriman dan bertakwa, bagaimanapun keadaannya, tua muda, miskin kaya, cacat normal. Jadi ciri-ciri wali Allah bukan yang bisa terbang di udara, berjalan di atas air dan bisa memakan beling serta “keajaiban-keajaiban” lainnya.
Siapakah Orang Kuat Perkasa Itu?
Nabi kita صلى الله عليه وسلم bersabda, “Bukanlah orang yang kuat dan perkasa itu karena jago dalam berkelahi, akan tetapi yang kuat perkasa itu adalah orang yang bisa menguasai dirinya tatkala marah. ” (HR.Bukhari dan Muslim)
Ternyata Para Sahabatpun Tertawa
Ibnu Umar رضي الله عنهما pernah ditanya, “Apakah para sahabat Rasulullah صلى الله عليه وسلم juga pernah tertawa? Maka beliaupun menjawab, “Ya, akan tetapi keimanan di hati mereka lebih besar dari gunung. ” (dinukil dari Al-Misykah: 4749 melalui perantara kitab Qawaid wa fawaid min arbain annawawiyah karya Nazhim Muhammad Shulthon)
Ini menunjukkan bahwa betapapun tingginya tingkat ketakwaan dan dekatnya kedudukan mereka di sisi Allah, mereka juga layaknya manusia bisa tertawa, bahkan itu juga telah dicontohkan oleh yang lebih mulia dibandingkan mereka yaitu Nabi kita صلى الله عليه وسلم, beliau juga pernah tertawa. Jadi tidak mesti ciri orang yang bertakwa itu selalu “tegang” , menampakkan muka serius dan jarang tersenyum.
Kalau begitu, tersenyum dan tertawalah, asal jangan tertawa dan senyum sendiri.
Tersenyum dan tertawalah, asal jangan berlebihan. Karena para sahabat tertawa, akan tetapi keimanan mereka terjaga dan kokoh laksana gunung. Kalau kita? Tertawa, tertawa, dan terus tertawa, iman kita jadi laksana?
Akibat Dari Tidak Meluruskan Shaff Dalam Shalat
Dari An-Nu’man bin Basyir رضي الله عنهما, ia berkata, “Rasulullah صلى الله عليه وسلم pernah meluruskan shaf-shaf kami seolah-olah beliau sedang meluruskan anak panah, hingga kami benar-benar memahaminya. Lalu pada suatu hari beliau keluar (ke masjid), beliau berdiri hingga tatkala hampir saja mengucapkan takbir, tiba-tiba beliau melihat seseorang yang dadanya menonjol dari shaff, beliau bersabda, “Wahai hamba-hamba Allah, luruskan shaff-shaff kalian atau Allah akan membuat perselisihan di wajah-wajah kalian. ” (HR.Muslim) Dalam hadits lain beliau bersabda tatkala meluruskan shaff, “Jangan kalian berselisih, sehingga berselisihlah hati-hati kalian. “
Dua hadits ini menunjukkan bahwa tidak lurusnya shaff dalam shalat berjamaah bisa mengantarkan kepada perselisihan dan perpecahan di dalam umat. Dan ini kita saksikan sendiri faktanya, bukankah umat ini terpecah-belah, bertikai sesama mereka di berbagai dimensi kehidupan, baik itu masalah duniawi maupun agama? Kita tengok shalat-shalat mereka, apakah telah lurus shaff-shaf mereka? Bukankah kita dapati kebanyakan tidak rapi dan teratur? Bukankah terlihat renggang, bercelah dan tidak rapat? Bukankah kita sering lihat sebagian makmum ada yang agak maju dari shaff dan sebagian lagi agak mundur? Itulah fenomena yang ada. Maka apakah mungkin umat ini akan bersatu dengan keadaan seperti ini?
Mungkinkah Jiwa Seorang Mukmin Terkatung-katung?
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda, “Jiwa seorang mukmin akan terkatung-katung selama masih memiliki hutang, sampai dilunasi. ” (HR.Ahmad dan Tirmidzi dari Abu Hurairah رضي الله عنه)
Maksudnya ia tidak akan masuk surga sampai hak manusia (di antaranya hutang) atasnya diselesaikan.
Imam Ash-Shan’ani berkata, “Kalau ini saja terjadi dikarenakan harta yang tentunya ia ambil dari pemiliknya dengan keridhaan (maksudnya hutang), maka bagaimana pula kalau yang mengambilnya dengan mencuri, merampas dan merampok? ” (Subulussalam karya Imam Ash-Shan’ani)
Kapan Seseorang Bisa Dianggap berdusta?
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda, “Cukuplah seseorang dikatakan telah berdusta apabila ia membicarakan segala yang didengarnya. ” (HR.Muslim dari Abu Hurairah رضي الله عنه)
Berkata DR. Abdul’aziz As-Sadhan, “Didalam hadits ini terdapat peringatan agar tidak meninggal tatsabut(cek dan ricek) dalam menukil perkataan. Dan di dalamnya juga ada celaan terhadap perbuatan menukil gosip-gosip dan menyebarkannya di tengah-tengah manusia. ” (Arbauna haditsan fii at tarbiyah walmanhaj)
Mau Iseng Ke Dukun, Paranormal, Orang “Pinter” Dan Sejenisnya?
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda, “Siapa yang datang kepada dukun dan sejenisnya, kemudian bertanya kepadanya tentang sesuatu, maka tidak diterima shalatnya selama empat puluh hari. “(HR.Muslim dari sebagian istri-istri Nabi صلى الله عليه وسلم)
Ini bagi yang cuma iseng, nah kalau yang memang serius ingin bertanya tentang sesuatu kepada dukun dan kawan-kawannya, bagaimana?
Nabi kita bersabda, “Siapa yang datang ke dukun dan sejenisnya, kemudian ia membenarkan apa yang diucapkannya,maka ia telah KUFUR dengan apa yang diturunkan kepada Muhammad shallallahu’alaihi wasallam. ” (HR.Abu Daud dari Abu Hurairah رضي الله عنه )
Serem bukan?
Di Mana Kekayaan Sebenarnya?
Rasulullah صلى الله عليه وسلم wasallam bersabda, “Bukanlah kekayaan itu karena banyaknya harta, akan tetapi kekayaan (yang sebenarnya) adalah kekayaan hati. ” (HR.Bukhari Muslim dari Abu Hurairah رضي الله عنه )
Apa Itu Sungai Surga?
Dari Abu Hurairah رضي الله عنه berkata, “Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda, “Saihan, Jihan, Euphrat dan Nil, seluruhnya sungai surga. ” (HR.Muslim)
Berkata Syaikh Muhammad bin shalih Alutsaimin, “Ulama memiliki 2 penafsiran tentang maksud hadits ini:
1. Sesungguhnya seluruh sungai tersebut memang sungai surga, akan tetapi tatkala turun ke bumi, berubahlah keadaannya menjadi sama dengan sungai-sungai dunia.
2. Sesungguhnya seluruh sungai tersebut bukan termasuk sungai surga secara hakiki, akan tetapi (maksudnya) seluruhnya adalah sebaik-baik dan seutama-utamanya sungai, Nabi shallallahu’alaihi wasalllam menyebutkan sifat ini dalam rangka meninggikan posisinya dan memujinya -dan Allah lebih tahu apa yang dimaksud Rasul-Nya صلى الله عليه وسلم.
(Syarh Riyadhushshalihin, hadits no: 1853)
Siapakah Rasul pertama?
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:
“Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya..” (An-Nisaa: 163)
Dalam hadits panjang riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah صلى الله عليه وسلم bercerita tentang hari kiamat tatkala Allah mengumpulkan seluruh manusia di suatu daratan. Ketika itu matahari mendekat, maka merekapun merasakan gejolak penderitaan yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Merekapun berinisiatif mendatangi Nabi Adam عليه السلام, untuk meminta beliau agar memohon kepada Allah supaya diringankan penderitaan mereka, akan tetapi beliau tidak bisa membantu karena alasan-alasan tertentu. Lalu beliaupun memerintahkan mereka agar datang ke Nabi nuh. Akhirnya mereka datang ke beliau, kemudian berkata, “Wahai Nuh, engkau adalah RASUL PERTAMA yang diutus di muka bumi…sampai akhir cerita.
Harga Darah Seorang Muslim
Nabi kita صلى الله عليه وسلم bersabda, “Sungguh lenyapnya dunia lebih ringan di sisi Allah dibandingkan terbunuhnya seorang muslim. ” (HR.Tirmidzi dari Ibnu Umar رضي الله عنهما)
Dari Ibnu ‘Umar رضي الله عنهما, ia berkata, “Aku melihat Rasulullah صلى الله عليه وسلم tawaf di Ka’bah, lalu beliau berkata, “Alangkah bagusnya kamu dan bagus aromamu, alangkah agungnya kamu dan agungnya kehormatanmu, Demi (Allah) yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, sungguh kehormatan seorang mukmin lebih agung di sisi Allah dibandingkanmu, baik itu hartanya maupun darahnya, dan kami tidaklah berprasangka kepadanya kecuali baik. ” (HR.Ibnu Majah)



bunda ingin sekali menjadi orang yg kaya hati,Anung
perlu terus berlatih dlm menggapainya ya .
Semoga Allah swt memudahlan kita semua dlm kebaikan,amin
salam
wah saya suaka ni,, :
terima kasih..
Great….
Sangat mencerahkan ^^
terima kasih, semoga bermanfaat
wah,enak nih.bisa nambah pengetahuan agama tanpa beli bukunya.semoga banyak pengunjung yang membaca tulisannyat maz anung.
terima kasih Mas Taufik, semoga bermanfaat..
Ringan tapi berfaedah.
Fiqih buat muslim jd faqih.